Diskominfo Kukar Lakukan Identifikasi Aset, Dafip: Agar Fungsinya Optimal

img

Kepala Diskominfo Kukar Dafip Haryanto

POSKOTAKALTIMNEWS.COM, KUKAR- Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kukar melakukan identifikasi aset pemerintah deerah, salah satunya tower. Tujuannya untuk mengoptimalkan fungsi dari aset itu sendiri.

Kepala Diskominfo Kukar Dafip Haryanto mengatakan, Diskominfo memiliki aset berupa tower, dengan jumlah 21 tower. Satu tower diantaranya telah dilakukan kerja sama dengan provider Telkomsel.

"Hal ini dilakukan sesuai dengan intruksi Bupati Kukar, bahwa aset aset setiap OPD harus berkontribusi, maka dari itu kita tindaklanjuti dengan rapat internal dan identifikasi," kata Dafip Haryanto kepada Poskotakaltimnews, di Tunggang Parangan, Kamis (18/8/2022).

Kata dia, 1 tower tersebut telah mengentaskan 1 desa blank spot, yakni desa Buluk Sen. Artinya masih ada 20 tower yang perlu dioptimalkan fungsinya. Pada sebelumnya PT. Tunggang Parangan ingin mengoptimalkan tower tersebut, untuk infrastruktur jaringan.

"20 tower itu yang akan memulai Direktur Tunggang Parangan, maka dari itu tower ini diserahkan agar optimalkan fungsinya," ungkapnya.

Ia juga menyebutkan,  Diskomindo telah berkoordinasi dengan BPKAD, terkait dengan prosesnya dan berapa jumlah kontribusi sewanya kepada pemerintah daerah. Sehingga dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Hal ini merupakan terobosan yang kami lakukan," sebutnya.

Ia berujar, melibatkan Tunggang Parangan untuk pemanfaatan TIK, dan melakukan kerja sama, untuk pemenuhan jaringan di wilayah Kukar yang blank spot, yang tidak terjangkau oleh provider dan yang dikerjakan pemerintah daerah.

"Ini menjadi tuntutan kami sebagai penyedia jaringan, kami tetap mendorong provider seperti Indosat, Telkomsel dan lainnya," tutupnya.(*riz)